Era Komputasi Homogen—di mana satu CPU menangani semua tugas—telah mencapai batas fisiknya. Hari ini, kita hidup di dalam Lanskap Heterogen di mana kinerja didorong oleh simfoni perangkat keras khusus: GPU untuk throughput, FPGA untuk logika, dan DSP untuk pemrosesan sinyal.
1. Perpindahan Menuju Heterogenitas
Peningkatan komputasi modern tidak lagi ditemukan dari peningkatan kecepatan jam mentah, tetapi dari integrasi akselerator. Sistem heterogen menggunakan Host (biasanya CPU berinti banyak) untuk mengatur tugas-tugas di seluruh Perangkat Komputasi, masing-masing dengan karakteristik memori dan eksekusi yang berbeda.
2. Model Perangkat OpenCL
OpenCL (Bahasa Komputasi Terbuka) menyediakan kerangka terpadu untuk mengelola keragaman ini. Ia memperlakukan setiap bagian perangkat keras sebagai Perangkat yang dibagi menjadi Unit Komputasi (CU). Melalui Lapisan Platform, pengembang dapat meminta kemampuan spesifik perangkat seperti kecepatan jam dan ukuran memori saat runtime, sehingga kode yang sama dapat disesuaikan dengan produsen yang berbeda.
3. Portabilitas vs. Efisiensi
Meskipun OpenCL memungkinkan portabilitas kode (menulis satu kernel untuk semua pemasok), kekuatannya sebenarnya terletak pada efisiensi portabel: memberikan kontrol halus kepada pengembang untuk menyesuaikan eksekusi sesuai nuansa arsitektural masing-masing platform unik.